Shortcut keyboard Untuk Facebook Anda

Tuesday, April 19, 2011


Shortcut keyboard adalah gabungan tombol keyboard yang di tekan bersama-sama untuk melakukan sebuah fungsi tertentu.
Jika anda merupakan salah satu facebooker, ternyata facebook juga memiliki beberapa shortcut keyboard untuk browser mozilla firefox, Internet Explorer dan Google Chrome.
Pertama anda harus login terlebih dahulu di facebook anda untuk menggunakan Shortcut keyboard facebook di bawah ini.
Shortcut keyboard facebook untuk Mozilla Firefox
shift + alt + 0 = Pusat bantuan
shift + alt + 1 = Home
shift + alt + 2 = Profile
shift + alt + 3 = Permintaan pertemanan
shift + alt + 4 = Pesan
shift + alt + 5 = Pemberitahuan
shift + alt + 6 = Edit account
shift + alt + 7 = Settings privasi
shift + alt + 8 = Penggemar facebook
shift + alt + 9 = Statement of rights and responsibilities
shift + alt + m = Membuat pesan baru
shift + alt + ? atau shift + Alt+ / = Kursor berada pada kolom pencarian
Shortcut keyboard facebook untuk Internet Explorer
alt + 0 lalu Enter = Pusat bantuan
alt + 1 lalu Enter = Home
alt + 2 lalu Enter = Profile
alt + 3 lalu Enter = Permintaan pertemanan
alt + 4 lalu Enter = Pesan
alt + 5 lalu Enter = Pemberitahuan
alt + 6 lalu Enter = Edit account
alt + 7 lalu Enter = Settings privasi
alt + 8 lalu Enter = Penggemar facebook
alt + 9 lalu Enter = Statement of rights and responsibilities
alt + m lalu Enter = Membuat pesan baru
alt + ? lalu Enter atau alt+ / lalu Enter = Kursor berada pada kolom pencarian
Shortcut keyboard facebook untuk Google Chrome
alt + 0 = Pusat bantuan
alt + 1 = Home
alt + 2 = Profile
alt + 3 = Permintaan pertemanan
alt + 4 = Pesan
alt + 5 = Pemberitahuan
alt + 6 = Edit account
alt + 7 = Settings privasi
alt + 8 = Penggemar facebook
alt + 9 = Statement of rights and responsibilities
alt + m = Membuat pesan baru
alt + ? atau alt+ / = Kursor berada pada kolom pencarian Sharing Itu Indah
Agar teman-teman Anda mendapat manfaat dari artikel ini, jangan lupa SHARE di FACEBOOK lewat tombol di bawah ini.
Bagikan

Tiga Kebohongan Facebook Tentang Privasi

Wednesday, May 26, 2010

Berikut ini tiga kebohongan yang diungkapkan oleh Vice President for Public Policy Facebook, Elliot Schrage, sperti di kutip berita lampung dari vivanews saat menanggapi pertanyaan-pertanyaan hak-hak privasi konsumen, dikutip dari PC World dan New York Times.

1. Saat ditanya kenapa Facebook tidak membuat semua setelan privasi di Facebook sebagai 'Opt-in' alias seluruhnya 'private' kecuali pengguna menginginkan dan mengubahnya menjadi 'public', Elliot memberikan jawaban dan argumen yang 'memukau'.

"Semuanya opt-in di facebook. Bergabung ke Facebook adalah pilihan. Kita ingin agar orang-orang terus menggunakan Facebook setiap hari. Menambah informasi, mengunggah foto, memposting status baru, menyukai sebuah laman. Semuanya Opt-in. Silakan jangan berbagi informasi, bila Anda tidak nyaman."

Padahal, saat bergabung ke Facebook, sebagian besar data-data pengguna baru seperti biografi, interest, postingan, friend, family, relationship, lokasi, edukasi dan banyak lagi, akan langsung terpublikasi oleh publik, karena default setting-nya adalah 'share with everyone'. Ini merupakan model 'Opt out', bukan 'Opt in'.

2. Saat ditanya bagaimana bila pengguna menghapus akun Facebook mereka, Elliot mengatakan bahwa pengguna bisa melakukan penghapusan secara permanen. "Bila Anda sudah tidak mau menggunakan Facebook lagi, Anda bisa menghapus akun Anda. Penghapusan ini adalah permanen, dan akun Anda tidak akan bisa diaktifkan kembali. Saat kami memproses permintaan penghapusan akun, kami langsung menghapus seluruh informasi yang terkait dengan akun tersebut. Message dan postingan di dinding akan tetap, tapi teratribusi dengan pengguna Facebook anonymous. Konten yang dulu Anda buat, tidak bisa diakses di Facebook, dan tidak di link ke informasi pribadi Anda di manapun."


Faktanya, apa yang dikatakan Elliot tidak benar. Saat hendak menghapus akun Facebook, pengguna tidak akan mendapatkan tawaran opsi untuk menghapusnya secara permanen. Yang bisa Anda lakukan cuma 'deactivate'. Tombol 'delete account' tak akan bisa dijumpai dengan mudah. Pengguna musti pergi dulu ke Help Center dan melakukan pencarian 'delete account' sehingga akan membawa Anda ke laman FAQ.

Di pertanyaan nomor 5 yang berbunyi "I want to permanently delete my account. How do I delete my account?" Setelah itu, di bagian jawaban baru ada link yang mengarahkan pengguna ke opsi penghapusan permanen.

Repotnya lagi, setelah itu pengguna dipersulit lagi dengan jendela yang meminta password lengkap dengan puzzle CAPTCHA. Sudah begitu, akun kita juga tidak langsung terhapus, karena hanya di deaktivasi selama dua pekan. Di sela-sela itu pun, Facebook masih mengirimi kita email berisi link simpel untuk kembali log-on, yang akan langsung mengembalikan akun kita dalam sekejap.

3. Kepada New York Times, Elliot mengatakan bahwa keamanan pengguna Facebook terjaga. “Untuk sebuah layanan yang bertumbuh secara dramatis, kami menangani lebih dari 400 juta orang untuk berbagi miliaran kepingan konten kepada teman-teman mereka serta institusi yang mereka perhatikan. Kami pikir, rekam jejak kami untuk masalah sekuriti dan keamana, tidak tertandingi,” kata Elliot.

Kenyataannya Facebook mengalami beberapa masalah dalam mengamankan data pribadi pengguna baru-baru ini. Pekan lalu, Facebook memperkenalkan fitur 'Instant Personalization' yakni fitur yang memungkinkan pihak ketiga untuk mengakses informasi-informasi Facebook pengguna dan menampilkannya melalui situs pihak ketiga itu. Untuk fitur ini, Facebook telah meluncurkan tiga mitra mereka, yakni Yelp, Pandora, dan Microsoft Docs.com.

Namun, fitur baru itu menimbulkan celah yang bisa dimanfaatkan oleh peretas untuk mendapatkan data-data penting pengguna seperti email, username, serta semua data-data yang di di-share kepada "everyone".

Celah itu sempat ditutup oleh Yelp, namun pada hari yang sama ditemukan lagi celah lainnya. Akibatnya, Yelp sempat mematikan sementara fitur Instant Personalization Facebook, untuk menemukan celah-celah baru lainnya.

Selain itu, dua pekan lalu, para pengguna Facebook juga sempat dikejutkan dengan peristiwa bocornya pembicaraan chat mereka dan kebocoran data-data lain seperti daftar tunggu dan permintaan pertemanan, serta informasi-informasi yang berpotensi berbahaya lain. Akibat bug ini, Facebook sempat menon-aktifkan fitur chat-nya.

Menurut New York Times, perubahan kebijakan privasi Facebook memiliki motif ekonomi. Salah satunya adalah Facebook mencari uang dengan melakukan kustomisasi target iklan berdasarkan data-data yang muncul pada laman Facebook seseorang.

source: http://hack87.blogspot.com/2010/05/tiga-kebohongan-facebook-tentang.html

6 Kesalahan Fatal Facebooker

Sunday, April 18, 2010


Menurut survey, 30% perusahaan menggunakan Facebook untuk menilai calon pegawainya. Jadi, jangan sembarang menulis atau meng-upload sesuatu di account Anda. Hindari 6 kesalahan fatal di bawah ini.

1. Foto profil yang kurang "sopan"
Sekilas tidak ada yang salah dari memasang foto profil yang menunjukkan Anda sedang berpose menggoda atau menenggak sebotol minuman keras. Namun jika foto tersebut dilihat oleh calon atasan, imej profesional Anda akan langsung runtuh.


2. Mengeluh tentang pekerjaan
Bisa berupa keluhan tentang pekerjaan yang menumpuk, atau uneg-uneg akan atasan yang tidak kompeten. Mengeluh itu wajar, namun jika Anda melakukannya di forum publik, lain lagi ceritanya.

3. Menulis sesuatu yang bertentangan dengan isi CV
Anda menulis 1984 sebagai tahun lahir Anda di dalam CV. Tapi di Facebook, tahun lahir Anda 1979. Sekecil apapun perbedaan data diri tersebut, Anda beresiko dicap tidak jujur. Minimal ceroboh dan tidak teliti.

4. Menulis status "mengadu"
Hati-hati saat menulis status seperti, "Tommy nggak masuk hari ini karena "sakit", padahal lagi liburan di Bali. Sementara aku terkurung dengan kerjaan yang menumpuk." Bukan hanya nama baik teman Anda saja yang dipertaruhkan, tapi juga kredibilitas Anda sendiri. Anda akan terlihat licik dan tidak dapat dipercaya.

5. Tidak menggunakan fasilitas Privacy Setting
Kita dapat mengatur siapa saja yang bisa melihat profil lengkap kita, siapa yang tidak bisa melihat foto-foto tertentu, dsb. Sayangnya, tidak semua pengguna Facebook memanfaatkan fasilitas ini. Bahkan banyak yang tidak mengerti atau tidak tahu sama sekali.

6. Pencemaran nama baik
Anda sudah menjaga halaman Facebook Anda baik-baik sehingga terlihat profesional. Tiba-tiba seorang teman meng-upload foto Anda yang sedang mabuk, dan tentunya tak lupa men-tag Anda. Rajin-rajinlah mengecek Facebook Anda sehingga bisa langsung menghapus konten yang tidak diinginkan.


source: http://mim.yahoo.com/yahooindonesia/p/exJDZ-y/

 
FaceBlog © Copyright 2009 Iseng - Iseng Nge'Blog | Blogger XML Coded And Designed by Otto Aristho