Afternoon Attack !!!

Saturday, April 30, 2011

Akhirnya untuk bulan ini bisa kembali ngriview acara, uye..... Ya corat coret kali ini berhubungan dengan adanya acara kecil2an d'kota kami yang suangat sepi event musik idealis. Yang saya tahu event terakhir ketika acara Musik Bersatu #6 yang diadakan d'pinggir pantai Watu Ulo. Itupun sekitar 2 bulan yang lalu. Isu kedatangan tamu dari Bandung sempat masuk ke telinga saya saat kumpul bersama beberapa teman. Masalah untuk tempat d'rembuk dan akhir'a hasil final tetap saja seperti acara dulu yg diadakan d'sebuah studio. Memang sulit untuk mencari tempat buat ngadain acara, walaupun itu sekedar acara kecil2an.

Pada hari Kamis sebuah pesan masuk, d'lihat dari nama'a saya kira mau ada acara ngopi2. Eh, ternyata ada bocoran acara. Acara yg "d'harap jangan rame" itu diadakan pada hari Jumat tgl 29. Acara bernama "Afternoon Attack" diadakan di Studio Swara. Tapi walaupun jangan rame2 tetap saja saya ramekan untuk teman2 kalangan saya sendiri (sory buat temen2 lain aku gak bilang2).

Hari Jum'at skitar jam 1, suasana kota Jember begitu cerah. Kami menuju studio d'mana tempat berlangsung'a acara yg diadakan di daerah Kebonsari ini. Pukul 2 tepat acara dimulai dan langsung d'buka oleh band Stregoica. Tiga lagu terlewati karena masih bincang2 d'halaman depan. Baru memasuki lagu ke 3 kami masuk k'dalam studio. Band yg personil'a perempuan semua ini dibantu dengan vocal oleh mas eko dissolved membuka serangan siang dengan apik di acara affternoon attack kali ini. Sekitar 5 buah lagu mereka lontarkan sebagai sajian.

Sayang d'sayang ternyata band Bandung Thug Enemies yg menjadi tamu kita d'Jember urung datang karena ada masalah pendanaan. Namun hal itu bukanlah menjadi suatu masalah, acara tetap berlangsung dengan hikmat'a. Sekilas saya lihat d'panflet para pelakon2 dengan genre'a masing menunjukkan diri'a sebagai tokoh pada acara Afternoon Attack kali ini. Dissolved, Sintax, Devastated, Microwave, Suara Alam, The Wiskah, Stregoica, Savage After Saturday, dan terakhir Batu Merah.


Tak cukup d'bius oleh Stregoica, selanjut'a band batu merah. Batu merah mengingatkan pada pemberian reputasi poin cekal di suatu komunitas. Pemberian reputasi kemarahan dan kritikan pada suatu user. Ini pertama kali'a kami melihat dan tahu akan ada'a band ini. Empat personil'a berpadu menembangkan lagu2 punk. Salah satu lagu'a berjudul kebebasan dan karena Rupiah. Bumbu2 melodis dilesatkan pada intro Karena Rupiah, berbeda pada intro2 lagu sebelum'a. Musik yang d'kata musik tiga grip ini kami ikuti dengan tekun, sungguh penampilan menarik sebuah band punk batu merah.


Savage After Saturday bersiap menjajal studio Swara. Kembali ke masa lalu, pernah d'perdengarkan alunan single baru berjudul "Demonstrasi Mati". Band Deathcore ini bisa d'kata sebagai salah satu band yg saya nantikan. Meskipun masih d'tambah bumbu2 brutal pada voc'a, mereka bisa d'bilang berani menghajar telak scene d'sini yg otoritas d'pegang oleh band2 brutal death metal. Mereka sendiri berdaulat d'ranah deathcore, sebuah ranah yang masih asing d'jamah d'scene ini. Untuk lagu terakhir saya dan rekan saya sendiri(Arfi) ingin sekali SAS membawakan lagu'a Carnifex, tapi sayang sekali lagu terakhir d'tutup dengan lagu Metalcore. Applause saya berikan untuk band ini.

Break sejenak tuk menikmati guyuran hujan, secangkir kopi, seutas rokok, sambil bercengkrama dengan kawan2 yang hadir pada pegelaran kecil2an ini. Guyonan2 dan tawa riang mewarnai break kali ini. Sesekali terdengar guyonan2 akan grunge. Hmm, apakah akan ada band grunge yg tampil?


Band yg berada pada lakon teratas setelah Thug Enemies telah bersiap. Jujur saya dan rekan2 saya secara pribadi menantikan penampilan band ini, Dissolved. Walaupun terpasang seorang gitaris(Om Renan) mereka mampu melesatkan beberapa lagu2. Lagu2 seperti Pilkadal, Buruh Tertindas, Wanita Perkasa yang masih baru d'telinga kami juga dihadirkan. Gemparan musik2 hardcore menampar telinga kami. Permainan drum yg begitu cepat, khusus'a pada lagu Pilkadal membuat kami sedikit beranjak dari kesantaian kami. Bergegas pulang adalah jalan terbaik sepertinya. Paling tidak tidur malamnya kali ini akan lebih indah dari biasanya. Tapi tidak secepat itu karena masih ada band2 lain yg masih menyimpan kerahasia'an mereka tuk diri kami.


Kembali ke masa lalu saat kami berbincang2 dengan salah satu drummer band metalcore yang mempunyai usaha bernama PrintNegative Conspiracy. Saat menonton video klip Nirvana yang Smile Like Teen Spirit, Om Ven pernah bilang bahwa dulu d'Jember sendiri pernah ada band2 yang beraliran grunge. Dalam hati saya berpikir apakah saya bisa melihat penampilan mereka? Apakah saya perlu meminjam mesin waktu Doraemon tuk melihat penampilan mereka di masa lalu? Akhir'a pertanyaan itu terjawab hari itu. Kali ini saya bisa melihat penampilan mereka dan tidak perlu kembali ke masa lalu tuk dapat melihat band2 grunge yang pernah menancapkan musik'a d'jember ini. Microwave, band beraliran grunge ini menyuguhkan tembang2 grunge. Tembang2 Nirvana d'plot sebagai sajian untuk mereka2 yang haus akan musik ini. Microwave mempertanggung jawabkan penampilan mereka dengan menduplikasi sang band asli, memainkan gitar'a d'depan speaker layak'a kurt cobain dan si bassist bergoyang sama persis layak'a sang bassist, Krist. Saya sendiri mencapai puncak eargasme karena termanjakan oleh penguasaan teknis mereka dalam meng-cover semua materi.


Sintax, nama asing bagi kami sendiri yang masih baru di scene ini. Sekilas melirik d'info page fb mereka, mereka merupakan band hardcore punk yang terbentuk pada tahun 2003. Mereka sendiri juga mempunyai newsletter yang bernama Sedaun Lontar. D'tengah penampilan, mereka membagikan selebaran2 zine mereka. Walaupun hanya 4 halaman, zine ini cukup untuk memberikan nutrisi bagi perkembangan scene daerah kami. Saya sendiri mendapatkan #18 dan #20. Terimakasih buat Sintax, akhir'a kami sendiri bisa membaca newsletter produk kota kami sendiri. Penampilam Sintax memecah moshpit d'dalam studio. Para penyimak akhir'a melakukan moshing2 kecil. Saya sendiri yang hanya duduk diam melihat keasyikan mreka dalam melakukan moshing kecil.


Penutupan acara d'tutup oleh penampilan band pornogrind, Criminal Vagina. Suatu kejutan karena band ini tidak ada pada list lakon2 yang tampil pada acara ini. Seperti biasa lirik2 orgasme memuncak meliputi studio. Sayang'a kami tidak menuntaskan acara ini sampai selesai.

Sebuah gelaran yang cukup memuaskan sebenarnya, meskipun beberapa lakon d'list urung hadir. Semua lakon memberi warna sendiri dipagelaran ini. Mudah-mudahan kami diberi kesempatan kembali untuk menikmati acara selanjutnya. Amin.

NB : Termakasih buat Zulkarnaen Arif Final, selaku editor. Dan juga kepada Yoga selaku tukang foto. oya, sam riyandi aku jaluk foto'e yo :D
Sharing Itu Indah
Agar teman-teman Anda mendapat manfaat dari artikel ini, jangan lupa SHARE di FACEBOOK lewat tombol di bawah ini.
Bagikan

MISERY INDEX Heirs to Thievery Asian Tour 2011 @Surabaya

Monday, April 4, 2011

Setelah Iron Maiden, Indonesia kedatangan band metal yang berasal dari Baltimore, Maryland(USA) bertajuk Heirs to Thievery Asian Tour 2011. Tur di Indonesia sendiri dilaksanankan di 5 kota besar di Indonesia. Kota besar yang disinggahi band Misery Index adalah Surabaya, Jogjakarta, Jakarta, Medan, dan Makassar. Acara tur ini dilaksanakan pada tanggal 30 Maret sampai dengan 3 April, dengan kota pertama di Surabaya dan berakhir di kota Jakarta

Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk menonton band Internasional yang bakal tampil ini, akhirnya kami membeli tiket presale di Klanrock House. Kami membeli tiket presale pertama dengan harga 50 ribu per tiket pada tanggal 5 Februari, padahal presale dimulai tanggal 6 Februari.

Hari ditunggu telah tiba, Misery Index memulai tur'a di Surabaya hari Rabu, 30 Maret 2011. Acara dimulai jam 7 malam di Jatim Expo. Kami berangkat pada hari yang sama, naik kereta api Logawa. Kereta api terjadwal pada jam 5 pagi dan 9 pagi. Kami naik kereta yang berangkat jam 5 pagi, sedangkan kawan-kawan kami yang di Banyuwangi naik kereta kedua yang berangkat jam 9 pagi. Kami berangkat bersama Mas Riyandi, Mas Na, Nax, dan Rian. Sebenarnya dari kawan-kawan Jember sendiri banyak yang membeli tiket presale, namun sayangnya mereka tidak bisa bersenang senang bersama kami menikmati gempuran Misery Index dan band-band pendukung lain'a. Perjalanan selama 5 jam memang melelahkan, rombongan kami akhirnya terpisah di stasiun Wonokromo. Mas Riyandi, Mas Na, dan Nax turun dulu di stasiun tersebut, sedangkan kami melanjutkan perjalanan selanjutnya. Di stasiun Gubeng kami akhiri perjalanan kami. Sampai disana sekitar jam 9 pagi.

Waktu masih panjang. Kami menyempatkan diri ke Delta Plaza untuk mengisi perut kami. Setelah selesai mengisi perut, kami bertemu dengan kawan-kawan kami dari Surabaya(Wahyu, Baim, dan Mas Erwan). Sudah cukup kami ngobrol2 d pinggiran kali Mas, kami langsung menuju kediaman Wahyu untuk melepas lelah. Jam 6 sore kita kumpul dan siap-siap untuk berangkat. Sebelum berangkat, sambil membahas scene Surabaya, sebotol cukrik menghangatkan tubuh kami.

Sekitar jam 7an kami sampai di Jatim Expo, tempat berlangsung'a acara. Di sana kami bertemu dengan Pinop, salah satu teman Facebook kami yang berasal dari Surabaya. Rombongan yang sebelum'a terpisah akhirnya berkumpul kembali, rombongan sebelum'a juga telah bergabung dengan rombongan yang dari Banyuwangi dan Surabaya (Deniz, Faqih, Lhy). Di dalam gedung sudah mulai terdengar band2 pendukung yang tampil, namun kami masih belum mau beranjak tuk masuk kedalam. Di trotoar dekat pos kami masih menikmati minuman cukrik. Karena keasikan, kami tidak sadar klo ada polisi yang mendatangi kami. Sedikit ketegangan menghampiri kami, polisi mencurigai gerak gerik kami.

"Minum ya?!", tanya polisi.
"Gak, Aqua", jawab Deniz.
Kemudian polisi mengambil dan mencium botol tersebut.
"Ngombe, iki ambune!" kata polisi
tanpa ditanya lagi, polisi akhirnya menyiram kami dengan botol itu.
Kami langsung menghindari siraman botol itu. Tapi percuma, kena juga akhirnya.

Tragedi mandi cukrik mengawali acara Misery Index di Jatim Expo. Sedikit terguncang dengan kejadian tadi, langsung saja kami bersama masuk ke dalam gedung. Kami melewatkan penampilan band Xelvioz dan Climaxeth. Titik Koma, band petama yang kami tonton. Band yg mengaku bergenre melodic death metal ini menurut kami kurang bisa membuat kami tertarik untuk headbang dan maju ke depan. Suara vokalis'a menurut kami ng'hardcore, jadi kurang terasa metal'a, malah seperti band2 deathcore. Titik Koma memang mempunyai nama d'Surabaya, penonton d'depan begitu antusias menikmati performa mereka. Tapi bagi kami, penampilan mereka biasa-biasa saja. Lanjut, ke penampilan band Jagal. Performa band yang bergenre brutal death metal ini menurut kami sama seperti band Titik Koma. Tidak seperti namanya "Jagal", band ini tidak berhasil menjagal dan meluluhlantakkan usus besar kami. Mereka hanya sampai mengorek2 kuping kami. Selesai penampilan Jagal, giliran band Crucial Conflict. Band ini menurut mereka bergenre crunk metal, tapi setelah menyimak lagu2'a kami menyimpulkan klo band ini bergenre metalcore. Breakdown2 d'setiap lagu2'a cukup membuat kami menikmati penampilan mereka. Penampilan band ini lebih baik dari penampilan band2 sebelum'a. Extreme Decay band yang bergenre grindcore ini mengakhiri penampilan band-band pendukung pada acara ini. Band ini membuat moshpit yang sebelum'a sepi dan melempem menjadi ramai dan buas. Sesekali kami juga melakukan moshing di moshpit/circlepit.

Band band pembuka telah selesai menampilkan performa mereka. Kami tidak sabar menunggu penampilan Misery Index. Misery Index naik ke atas panggung, penonton bersorak menyambut kedatangan mereka. Lagu pertama di buka dengan lagu Embracing Extinction, lagu dari album baru mereka. Meskipun sound kurang baik, namun hal itu dapat ditutupi dengan performa mereka yang begitu bagus. Musiknya yang komplek, permainan-permainan gitar, bass, drums, vokal dan soundnya yang sangat menggerigi tapi penuh enerjik membuat kami sangat menikmati performa mereka. Acara ditutup band ini dengan lagu Fed to the Wolves.



Demikian cerita dari kami, nantikan cerita kami selanjut'a. terimakasih.
Sharing Itu Indah
Agar teman-teman Anda mendapat manfaat dari artikel ini, jangan lupa SHARE di FACEBOOK lewat tombol di bawah ini.
Bagikan

Klanrock Present " Rock United "

Sunday, January 23, 2011


Acara yang diselenggarakan Klanrock House bertajuk " Rock United" ini adalah acara kedua yang kami ikuti d'tahun ini. Acara ini berlangsung d'konchokoe billiard, pada hari sabtu malam. Gak cman band metal aja yang ikut berpartisipasi d'acara ini. Untuk harga tiket sangat terjangkau bagi kami yang melarat ini :mSad:. Karena keanekaragaman genre di acara tersebut membuat acara ini jadi punya kesan tersendiri d'bandingakan acara2 sebelum'a yang pernah kami ikuti. Ya, jadi ingat acara yang ada d'malang yang acara'a berisi band2 yang genre'a tidak seragam. Seperti kita lihat band2 yang d'pamflet. Ada criminal vagina yang mengusung genre pornogrind, 24 hour again yang berasal dari malang yang bergenre punk rock, dissolved yang bergenre hardcore oldschool, scarlet letter(other genre of metalcore), jehovah (band bercorps paint dari lumajang), dll.

Kami tau bahwa acara2 seperti ini pasti'a akan molor. Biasalah orang Indonesia. hahaha... Jadi kami datang ke acara pada jam 7 malam :mRempit:, yang semula acara terjadwal jam 6. Kami datang tepat akan dimulai'a acara. Band pertama yang tampil adalah band metalcore (tidak diketahui nama band'a). Ya, band pertama ini hanya bisa membuat kami mengangguk2 kecil. Maklum, lah kami yang masih remaja ini suka dengan model2 breakdown'an :mHihi:. Selanjut'a band kedua tampil, dilihat dari penampilan mereka sebelum tampil dapat d'tebak bahwa band ini adalah band deathcore. Mereka membawakan lagu macam Suicide Silence dan BMTH.

Selesai band kedua yang tidak kami ketahui nama'a ini slesai tampil, giliran band ketiga mulai mempersiapkan diri untuk tampil. Kami memperhatikan band ketiga ini saat cek sound. Hmm. Kami tebak bahwa band ini akan membawakan lagu2 thrash metal :mKanta:, salah satu genre yang merupakan genre favoritku. Setelah selesai chek sound, band ketiga ini mulai menggeber musik mereka. Kami simak musik mereka. Wah ternyata musik mereka seperti'a influence'a ke band municipal waste yang bergenre crossover thrash. Ciri vokal mereka hardcore, gebukan drum dan permainan gitar'a ng'thrash. Lagu pertama mereka membuat badan kami tidak bisa berkompromi untuk berdiam diri. Tanpa banyak omong kami yang semula berada d'blakang panggung segera meluncur k'dpan tuk mencicipi moshpit. Kami lihat d'moshpit kebanyakan adalah anak2 hardcore. Begitu nikmat'a moshing d' moshpit crossover ini. Flashback kebelakang, sebelum'a kami pernah menonton band croosover d'banyuwangi. Tapi sayang sekali moshpit sepi sekali. Apa karena genre ini adalah underrated genre? :mThinking: Band crossover ini membuka moshpit d'acara rock united ini.

Lanjut, ke band selanjut'a. Band ini bernama Beringsang. Band ini membawakan lagu'a LoG. Kami simak dari vokal'a kurang powerfull, artikulasi kurang jelas, dan groove drum'a tidak begitu tampak. Jadi, terkesan mereka adalah band metalcore. bukan band groove metal. Untung hanya membawakan 2 lagu saja:mSmoking:. Ya, lumayanlah penampilan band ini membuat kita dapat beristirahat sejenak setelah menghantam moshpit band crossover tadi.

MC menuju panggung. panggilan ditujukan kepada band jehovah yang berasal dari Lumajang. Nama ini mengiangatkanku pada suatu aliran bidat Kristen yang bernama Saksi Yehova. Aliran tersebut merupakan salah satu aliran sesat yang menentang ajaran Kristiani. Hmm, seperti'a band ini band black metal menurut pemikiranku. Akhirnya personil'a menuju panggung acara. Tampak wajah mereka memakai corpse paint. Atut.... :mNo:. Ya, bisa kita tebak band ini adalah band black metal. tapi entah band melodik black metal-kah, blackened thrash metal-kah, atau blackened death metal, atau oldschool black metal?:mKorek: Untuk membuat atmosfir acara menjadi seram, lampu stage d'matikan :mTorchlight:. Sayang'a atmosfir kengerian kurang terasa. Selain mematikan lampu setidaknya band ini bisa menambah efek seram lain d'acara ini. Contoh'a seperti membakar kemenyan d'sekitar stage, menabur bunga2 kuburan d' dpan stage, dan merusak atribut2 keagamaan yang d'tentang. Lagu pertama mulai d'kumandang, ciri vokal ng'death. dari ciri tersebut dapat kami tarik kesimpulan klo band ini bergenre blackened death metal. Judul2 lagu mereka blasphemy kepada agama kristiani. Ya, bisa dkatakan band ini mewarnai acara rock united.

Next, penampilan dari band Deviations yang bergenre slamming guttural death metal. Band ini, band yang cukup punya nama d'kawasan Jember dan sekitar'a. Pada acara ini mereka tidak membawa personil mereka yang lengkap. Hanya ada 3 personil saja, yaitu vokalist, gitarist dan drummer. Namun hal itu tidak mengurangi kebrutalan permainan mereka :mGergaji:. Moshpit kembali memanas kembali akibat rentetan riff gitar menteror dan blashbeat drum yang menghentak tanpa belas kasihan. Band selanjut'a tampil adalah band Born With Tragedy. Band ini bergenre brutal death metal.

Saat'a giliran band Dissolved tampil. Kami tidak tahu tentang band ini. Mereka berpenampilan layak'a anak2 hardcore. D'lihat dari atribut2 yang mereka pakai. Mata kami tertuju pada bassist mereka. Hmm, lumayan lah, IGO bening, hehehe.. :mLove:. Vokalist melantangkan suara dan berkata " band ini adalah band oldschool hardcore dan band oldschool hardcore masih ada d'jember ini ". Lagu pertama d'bawakan, damn it !! Moshpit sangat tak beraturaran, dan sangat kacau. Mereka para headbanger yang berada d'moshpit berkecamuk tanpa henti membuat kita ikut meratakan dan meluluhlantakkan moshpit. Sayang'a teman kami(arfi) menepi k'pinggir moshpit, entah karena kehabisan tenaga atau karena memang tersingkirkan oleh para headbanger yang ada d'moshpit tadi. Ya, harap maklumlah badan'a cungkring, hahahaha... :mHaha:. Lagu2 mereka yang membuat moshpit terbakar menjadikan tenggorokan kami kering. Setelah, membasahi tenggorokan, kami kembali tuk memanifestasikan naluri membabibuta kami d'moshpit. :mGergaji: Ini adalah moshpit hardcore pertama kami. Sunguh berkesan bagi kami. Ternyata moshpit hardcore tidak bisa d'pandang sebelah mata :mKening:. Band Dissolved menghabiskan energi kami. Kringat kami berpeluh, nafas kami terengah2 seperti serigala militia yang mengejar domba2 tersesat, badan kami remuk redam seperti habis d'hantam amukan massa yang beringas :mPening:.

Band 24 Hours Again yang berasal dari Malang mengusung aliran punk rock membuat kita beristirahat sejenak. Sesekali personil band mereka membuat lelucon2. Sayang'a lelucon mereka garing kriuk2:mGuilty: . Lanjut, band dari banyuwangi, Maximum Penalty. Band ini bergenre metalhardcore atau seperti burgerkill. Setelah maximum penalty dilanjutkan band dari Malang. Band ini bernama Dropouttwenty5. Vokalis band ini adalah vokalis dari band yang sebelum'a tampil, band 24 Hours Again yang beraliran punk rock. Si vokalis band ini berkata klo band ini adalah band biasa, tapi nyata'a dugaan kami salah. Yang membuat kami salah duga adalah kami anggap voc'a biasa saja karena dia sebelum'a adalah voc' punk. Ternyata scream'a lumayan dan perubahan dari clean vocal menuju scream tidak bisa d'anggap remeh.

Begundal, band ini seperti band homicide yang mengusung genre hip hop dengan lirik bertema kritikan2 sosial. Ini adalah suatu genre baru untuk telinga kami. Meskipun pada penampilan mereka ada sedikit kendala, namun band ini tetap menunjukkan performa terbaik mereka. Personil mereka ada 5 orang. 1 samplers, 1 guitarist dan 3 MC.

Penampilan selanjut'a adalah band Scarlet Letters. Band ini sangat dinantikan oleh teman kami (arfi) karena dia sama sekali tidak pernah menonton aksi live mereka. Band ini beraliran metalcore yang berinfluence pada band TDWP. Arfi berkata " TDWP'e Jember iki jeh !!" . Aku menjawab " Mosok seh?? " :mNgumpat: . Salah satu gitarist mereka berperawakan tinggi besar dan rambut cepak seperti layak'a tentara. Penampilan gitaris ini berbeda dengan personil lain'a yang berpenampilan metalcore nowadays. Saat performance mulai, si keyboardist sangat menggebu2 untuk menajak penonton tuk maju ke depan. tapi sayangnya tidak ada yang berminat tuk maju :mJahat:. Tak disangka mereka membawakan lagu TDWP yang berjudul Outnumbered. Mereka juga membawakan lagu mereka sendiri yaitu Revenge dan Agony from Inside. Sekilas aku melirik ke arah arfi :mKanta:. Terlihat dia mengangguk2kan kepala'a seakan menikmati lagu2 yang d'bawakan SCL, band kesayangan'a :mJahat:.

Performance terakhir kami kira adalah band Karnivora karena menurut teman kami Criminal Vagina berhalangan tampil. Tapi nyata'a band Karnivora yang tidak tampil, namun band Criminal Vagina yang tampil. Kami lihat mas tam yang sebagai vokalis terlihat kurang fit, namun dia bisa allout dalam membawakan lagu2 yang bergenre porngrind. Lirik2 mereka memblowjob ruangan ini. Lagu2 yang mereka bawakan antara lain, Jagal Para Pelacur, Infeksi Liang Senggama, Ku Sodomi Kau, Pelacur dari Neraka yang terdapat influence lagu dari Pantera yang berjudul Cowboy from Hell. D'awal2 moshpit terlihat begitu kelam. tidak ada tanda2 hantaman massa yang beringas. Namun hal itu dapat dipecahkan oleh bung Jony(Himorage). Pasukan Hitam yang klihatan ngantuk2 d'blakang mulai terbelalak dan ikut maju k'depan tuk meramaikan mosphit yang d'buka oleh bung Jony.

Yaah...begitulah cerita "headbanger journey" dari kami. Nantikan "headbanger journey" kami selanjut'a.

NB : Mohon maaf jika ada salah2 kata/penulisan pada cerita kami ini.

Sharing Itu Indah

Agar teman-teman Anda mendapat manfaat dari artikel ini, jangan lupa SHARE di FACEBOOK lewat tombol di bawah ini.

Bagikan




Mengenang Mainanku Jaman SD Dulu

Tuesday, January 18, 2011

Lagi iseng pengen nulis tuk mengenang masa laluhmm.. dan akhirnya ane dapet ide bikin tulisan ini

mungkin buat kalian yang seumuran ama aku pernah juga maen mainan ini
mainan2 ini sempet booming waktu aku kecil jaman ane masih SD (dulu masih belom ada PS2 )

Dan juga dulu ada pilem cartoon-nya juga
tiap hari Minggu pagi pasti langsung nongkrong di depan TV dari jam 6 sampe jam 11 dan ga mau ketinggalan 1 seri pun.
Tamiya Mini 4 WD

Ini mainan paling populer, dari anak kecil sampai yang udah bongkotan pada maen ini, sampe aku SMA kelas 1 aja masih aja yang maenan ini.

Musim tamiya ini gara ada pelem kartun'a di RCTI, nama kartunnya tu Let's n Go. Menceritakan 2 bersaudara( Go dan Retsu) yang ingin menjadi juara tamiya no.1
Dulu karena gak pengen nunggu seminggu nonton chapter selanjutnya aku beli cd'a di deket'a Matahari. heheh, jadi tau langsung crita'a tanpa nunggu siaran tipi.

Dulu buat modifikasinya aja menelan kocek banyak, dari beli tamiya'a, baterei ma alat ces2an'a, dinamo yang d'modifikasi sendiri, aksessoris lain'a
Tapi ga sia sia gan tamiya ane KENCENG + STABIL. Jadi bisa gaya deh..

Tamiya mini 4 WD : mainan jenis mobil balap
Cara bermain : adu kecepatan di arena balap, siapa tercepat sampe finish dia yang menang (tergantung berapa putaran)
Harga : tergantung dari merk. kalo dulu ane merk Auldey (Rp25.000) klo yang biasa harganya 15.000


Beyblade

Ini mainan waktu masih kelas 5 , seru ni..
Beyblade : mainan sejenis gasing
Cara bermain : adu beyblade di arena, siapa yang terlempar keluar arena maka dia yang kalah
Harga : sekitar Rp. 10.000


Kartu YuGi Oh

Dulu sering baca komik'a gan, sampai sekarang masih ada trus chapter'a.

Ini mainan ane waktu SD (lupa kelas berapa )
YuGi Oh : mainan kartu dan disetiap kartu terdapat monster dengan Level, Attack, Defense, dan Effect yang berbeda beda
Cara bermain : di mainkan oleh dua orang (duel) dengan mempertaruhkan "live point". siapa yang live pointnya habis maka dia yang kalah.
Harga : 1 slot kartu Rp 7.000



Crush Gear
Berbagai macam tipe Crush Gear dengan bentuk dan senjata yang berbeda-beda
Crush Gear : mobil penghancur
Cara bermain : hampir sama dengan Beyblade. diletakan di arena dan yang keluar arena maka akan kalah
Harga : Rp 15.000

Kalo anak SD sekarang mah ga bakal maenan kek gitu... lebih suka maen PS2 ato ke Warnet buat game online (PB) ato kalo ga ya maen FB,Twitter etc.
mank jaman bener2 udah berubah

Tapi aku bersyukur walau dulu ga kenal yang namanya INTERNET tapi bisa merasakan masa kecil yang BAHAGIA dengan mainan kek gtu.


Sharing Itu Indah
Agar teman-teman Anda mendapat manfaat dari artikel ini, jangan lupa SHARE di FACEBOOK lewat tombol di bawah ini.
Bagikan

Kaos Kaskvlt Metal Brigade(KMB)

Wednesday, January 12, 2011


yosh...!!!
stelah menunggu slama 5hari akhir'a kaos Kaskvlt Metal Bridge(KMB) datang!
:mGelak:


T-shirt ini adalah manifesto keberadaan kami(anak2 KMB) kepada para metalhead seantero Kaskus.

Tentunya kalian bertanya, apakah itu KVLT? Berikut penjelasannya:

Deriving from the word "cult", kvlt is spelled like it is in order to create a medieval vibe.
This is because it is used to speak positively of a metal band (particularly of the death/black metal variety) for their cult underground status. Is also applied the same way as tr00


Singkatnya, "kvlt" adalah semacam kata untuk mendeskripsikan "tingkat kekerenan" dan "tingkat kemetalan" seseorang atau suatu band. Ya, memakai t-shirt ini akan meningkatkan tingkat ke-kvlt-an anda sebesar 666%, semoga.
:mKening:

Desain depan :


logo KMB :

bagian belakang :




Back print :

"Kami adalah manifestasi kegelapan yang terakumulasi dalam lipatan selulit Belphegor. Kami adalah gelap dan muram yang bermukim di tengah rimbunnya bulu para domba yang tersesat. Kami adalah kelam yang bermalam di relung-relung jiwa kalian. Kami adalah brigade pasukan kegelapan yang siap meluluhlantakkan usus besar kalian. Kami adalah gelombang-gelombang kehancuran yang siap mengamplifikasi amarah kalian, membuatnya membabibuta liar. Kami adalah rentetan riff-riff dan blastbeat yang siap menghajar telinga kalian dengan distorsi tanpa kompromi. Kami tak terkompromikan, dan tidak juga dapat kalian bayar dengan lembaran-lembaran hijau itu. Percuma! Kami adalah pemberontakan. Kami adalah distorsi. Kami adalah hitam. Kami adalah KASKVLT METAL BRIGADE."


Karena lagi kul, orang rumah yang terima paket. Yang tak disangka dipaket itu tertera id kloningan kaskus-ku(Criminal.Vagina). Alhasil karena menggunakan nama id yang seronok, omelan panjang dimuntahkan langsung kepadaku. Tapi tak apa2lah, yang penting kaos'a udah sampek. :D
:mJahat:

 
FaceBlog © Copyright 2009 Iseng - Iseng Nge'Blog | Blogger XML Coded And Designed by Otto Aristho